DARI MIMBAR KE LAYAR
TRANSFORMASI DAKWAH ISLAM DALAM MENGHADAPI TANTANGAN DAN PELUANG DI ERA DIGITAL
DOI:
https://doi.org/10.56783/tm.v4i02.473Kata Kunci:
Kata kunci: Dakwah Digital, Media Baru, Transformasi Dakwah, Media Sosial dan Etika Komunikasi Islam.Abstrak
Perkembangan teknologi digital mengubah ruang, pola, dan relasi komunikasi dakwah Islam. Dakwah yang sebelumnya bertumpu pada mimbar dan pertemuan langsung kini hadir melalui media sosial, situs web, podcast, dan layanan berbagi video. Artikel ini bertujuan menganalisis bentuk transformasi dakwah, peluang media digital, tantangan yang menyertainya, serta strategi penguatan dakwah yang adaptif dan beretika. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka terhadap artikel ilmiah Indonesia mengenai dakwah digital, media baru, otoritas keagamaan, dan komodifikasi konten. Hasil kajian menunjukkan bahwa media digital memperluas jangkauan dan interaksi, tetapi juga memunculkan kompetisi perhatian, fragmentasi otoritas, disinformasi, serta tekanan algoritma. Transformasi berkelanjutan perlu memadukan kompetensi digital, kedalaman keilmuan, etika komunikasi Islam, dan orientasi kemaslahatan umat melalui tata kelola konten yang transparan dan bertanggung jawab.
Referensi
Afandi, Y. (2023). Kolaborasi, kreatifitas dan keamanusiaan: Aktivitas dakwah Habib Jafar di YouTube. Retorika: Jurnal Kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam, 5(2), 30–44. https://doi.org/10.47435/retorika.v5i2.2200
Akmaliah, W. (2020). The demise of moderate Islam: New media, contestation, and reclaiming religious authorities. Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies, 10(1), 1–24. https://doi.org/10.18326/ijims.v10i1.1-24
Al-Khalidi, M. W., & Yusfriadi. (2024). Transformasi dakwah di era digital: Peran media sosial sebagai platform syiar Islam. AT-TAWASUL, 3(1), 169–177. https://doi.org/10.51192/ja.v3i2.2113
Ardiansyah, A., & Yulianti. (2022). Literasi digital pada generasi digital natives. Bandung Conference Series: Communication Management, 2(1). https://doi.org/10.29313/bcscm.v2i1.810
Budiantoro, W. (2018). Dakwah di era digital. KOMUNIKA: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 11(2), 263–281. https://doi.org/10.24090/komunika.v11i2.1369
Maulana, I., Saefullah, C., & Sukayat, T. (2020). Dakwah di media sosial pada channel YouTube Akhyar TV. Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 3(3), 258–274. https://doi.org/10.15575/tabligh.v3i3.675
Muliawan, J. (2024). Berpindah dari mimbar ke medsos: Tantangan dalam membangun audiens dakwah di media digital. Jurnal Dakwah Tabligh, 24(2). https://doi.org/10.24252/jdt.v24i2.44414
Muhaemin, E. (2017). Dakwah digital akademisi dakwah. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 11(2), 341–356. https://doi.org/10.15575/idajhs.v11i2.1906
Munawara, M., Rahmanto, A., & Satyawan, I. A. (2020). Pemanfaatan media digital untuk dakwah Pesantren Tebuireng. KOMUNIKA: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 14(1), 29–45. https://doi.org/10.24090/komunika.v14i1.3226
Nikmah, F. (2020). Digitalisasi dan tantangan dakwah di era milenial. Muẚṣarah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 2(1), 45–52. https://doi.org/10.18592/msr.v2i1.3666
Nisa, N. F. (2024). Contemporary da'wah transformation: Study on commodification of virtual da'wah through YouTube. Jurnal Dakwah, 25(1), 94–115. https://doi.org/10.14421/jd.2024.25105
Rizal, D. A., Maula, R., & Idamatussilmi, N. (2024). Transformasi media sosial dalam digitalisasi agama: Media dakwah dan wisata religi. Mukaddimah: Jurnal Studi Islam, 9(2), 206–230. https://doi.org/10.14421/mjsi.v9i2.3909
Rubawati, E. (2018). Media baru: Tantangan dan peluang dakwah. Jurnal Studi Komunikasi, 2(1). https://doi.org/10.25139/jsk.v2i1.586
Ummah, N. H. (2023). Pemanfaatan sosial media dalam meningkatkan efektivitas dakwah di era digital. Jurnal Manajemen Dakwah, 11(1). https://doi.org/10.15408/jmd.v11i1.32914
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Fergiawan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License Terms
All articles published in this journal are made available under the Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) license.
Under this license, users are free to:
-
Share — copy and redistribute the material in any medium or format.
-
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, including commercial use.
These permissions are granted provided that appropriate credit is given to the original author(s) and the journal, a link to the license is provided, and any changes made are clearly indicated.
Authors retain the copyright to their work while granting the journal the right to publish and distribute the article as the original publisher. Third parties may use, reproduce, distribute, translate, and adapt the published work in accordance with the terms of the CC BY 4.0 license.
The full license can be accessed at: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
