STRATEGI GURU DALAM MENGATASI KESULITAN MENGHAFAL AL-QUR’AN PADA SISWA KELAS V DI MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) DARUL ULUM RANAI
DOI:
10.56783/ja.v4i1.363Published:
2026-03-12Downloads
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang digunakan guru dalam menghadapi berbagai kesulitan siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum Ranai dalam menghafal Al-Qur’an, serta untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi munculnya kesulitan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, serta siswa di MI Darul Ulum Ranai. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan sejumlah strategi dalam membantu siswa mengatasi hambatan dalam proses menghafal Al-Qur’an meliputi penerapan metode talaqqi dan tikrar, pemberian tugas hafalan secara rutin, pengulangan hafalan serta evaluasi hafalan siswa secara berkala. Adapun faktor yang memengaruhi kesulitan siswa dalam menghafal Al-Qur’an terbagi menjadi faktor internal berupa kurang konsentrasi dan rendahnya motivasi, serta faktor eksternal seperti keterbatasan waktu, kurangnya dukungan orang tua, dan fasilitas yang belum optimal.
Keywords:
Strategi Guru Menghafal Al-Qur’anReferences
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang digunakan guru dalam menghadapi berbagai kesulitan siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum Ranai dalam menghafal Al-Qur’an, serta untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi munculnya kesulitan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, serta siswa di MI Darul Ulum Ranai. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan sejumlah strategi dalam membantu siswa mengatasi hambatan dalam proses menghafal Al-Qur’an meliputi penerapan metode talaqqi dan tikrar, pemberian tugas hafalan secara rutin, pengulangan hafalan serta evaluasi hafalan siswa secara berkala. Adapun faktor yang memengaruhi kesulitan siswa dalam menghafal Al-Qur’an terbagi menjadi faktor internal berupa kurang konsentrasi dan rendahnya motivasi, serta faktor eksternal seperti keterbatasan waktu, kurangnya dukungan orang tua, dan fasilitas yang belum optimal.

