Tipeng Cangkos Ubi Salah Satu Makanan Tradisional Masyarakat Kabupaten Natuna
DOI:
https://doi.org/10.56783/tm.v1i01.59Kata Kunci:
Tipeng, Cangkos UbiAbstrak
Ubi terdiri dari dua jenis yaitu seperti ubi jalar dan ubi kayu yang merupakan salah satu sumber makanan penting bagi banyak masyarakat, termasuk masyarakat yang ada di Natuna. Selain itu ubi juga sebagai bahan makanan penganti nasi dan tepung, yang mengandung karbohidrat kompleks, serat, vitamin, dan mineral seperti vitamin C, vitamin B6, folat, kalsium, magnesium, dan kalium menjaga kesehatan kulit, darah dan sistem saraf. Masyarakat Natuna mengolah makanan ubi kayu menjadi tipeng, yang di parut atau di cangkos sehingga disebut tipeng cangkos ubi. Tipeng cangkos ubi merupakan salah satu makanan tradisonal masyarakat Natuna, di makan dengan gula pasir, gula kelapa dan gulai ikan pindang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana proses pembuatan tipeng cangkos ubi. Metode yang dilakukan penelitian ini yaitu menggunakan metode pendekatan filed resarch, peneliti mendapatkan informasi secara mendalam tentang permaslahan kodisi yang akan di teliti berinteraksi sosial secara individu. Penelitian ini lakukan di rumah warga masyarakat Natuna. Hasil dari penelitian ini bahwasanya tipeng cangkos ubi adalah salah satu makanan pengganti berupa nasi dizaman 1960an, karena masyarakat Natuna minin akan ekonomi dan beras sehingga masyarakat natuna menanam ubi untuk kelangsungan hidupnya.
Referensi
Antari, R., & Umiyasih, U. (2009). Pemanfaatan Tanaman Ubi Kayu Dan Limbahnya Secara Optimal Sebagai Pakan Ternak Ruminansia. Wartazoa, 19(4), 191–200. http://www.medpub.litbang.pertanian.go.id/index.php/wartazoa/article/view/915
Arikunto, S. (2019). Dasar – Dasar Research. Visi Pustaka, 21(2), 147–156.
Hatijah, (2023). Wawancara Bersama Petani Natuna. 23 September, Pukul 13.00 Wib
Jurnal, J. P. P. (2022). JPP (Jurnal Pendidikan dan Perhotelan). 2, 16–25.
Lasa, (2023). Wawancara Bersama Petani Ubi. Senin, 18 September pukul 15.30 Wib
Marzuki, (2023). Wawancara Bersama Tokoh Petani. Selasa, 19 September 2023
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Yanti, (2023). Wawancara serta Dokumentasi Bersama Salah Satu Masyarakat Natuna. Kamis,21 September pukul 16.00 Wib.
Zaharah,(2023). Wawancara Bersama Masyarakat Natuna Desa Kelanga. Sabtu , 23 September Pukul 15.30 Wib.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Tapak Melayu

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
License Terms
All articles published in this journal are made available under the Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) license.
Under this license, users are free to:
-
Share — copy and redistribute the material in any medium or format.
-
Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, including commercial use.
These permissions are granted provided that appropriate credit is given to the original author(s) and the journal, a link to the license is provided, and any changes made are clearly indicated.
Authors retain the copyright to their work while granting the journal the right to publish and distribute the article as the original publisher. Third parties may use, reproduce, distribute, translate, and adapt the published work in accordance with the terms of the CC BY 4.0 license.
The full license can be accessed at: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
